dari balik jendela ku lihat anak-anak SD yang sedang jalan santai,, seru sekali mereka bercanda, ada yang lari kejar-kejaran, ada yang asik gandengan sama temannya, dan adapula yang nangis minta digendong gurunya karena capek hehee..
sejenak aku teringat kembali masa kecilku dulu, dulu aku seperti mereka, hari-hariku penuh dengan canda, tawa, dan bermain dengan teman-temanku. beragama mainan tradisional seperti "sudah manda", "sodoran", "betengan", "kasti", masak-masakan (yang bikin mules perut), main anak-anakan (anak sekarang udah pinter buat anak beneran,, hahaa)dan masih banyak lagi permainan yang asik dan sekarang sudah jarang dan hampir tidak pernah dilakukan oleh anak-anak jaman globalisasi ini, yang hanya berteman dengan komputer (entah itu internetan, nge-game, PS, dll)
Masih inget taun 1999'an??
Jaman SD-SMP kita dulu yg pernah Trend?
*Artis cilik : JOSHUA (Di obok-obok), SHERINA (Dia pikir)
*Baca komik Doraemon, Dragon Ball, Kungfu Boy atau Conan di kelas sampe disita guru
*Main Monopoli, Ular Tangga atau Kartu Hologram, Kuartet yg kalah dicoret pake bedak
*Maen TAMIYA sampe lupa waktu,akirnya Ortu dateng cariin ke trek tempat maen tamiya
*Beli coklat Ayam Jago sama Wafer coklat merk SUPERMAN n Makan Jagoan Neon biar lidahnya berubah warna warni
*beli cemilan fuji, taro, kenji,paling laku kalo cemilannya yang ada hadiahnya,, hahaa.
*Makan jajanan Mie Anak Mas yg paling ciamiikkk Jilatin bumbunya sampe abiz
*Nonton Jiraiyya, ninja hatori,Ksatria Baja Hitam dan Saint Seiya Sama Power Ranger,sailor moon dengan pangerannya taxido bertopeng (wkkwkk) dan yang anak-anak cewek tiap sore pasti nungguin drama korea Putri huwanzu hehee
*Beli sepatu skolah yg di blakangnya ad lampu nyala (PRO ATT)
*pernah pada tanggal 09 bulan 09 tahun 1999 bolos sekolah karena ada gosip pada jam 09.00 lewat 9 menit akan terjadi hari kiamat (hahaaaa gokil)
*Ngerasa kurang gaul klo belum ngisi Diary punya temen "My Biodata" X_X
*permen karet yg nyusun huruf Y-O-S-A-N dari jaman Zebot ampe sekarang gag ada huruf N nya..( apa lupa diproduksi yak? )
wkwkwkwkwk :D
pas aku sudah beranjak agak gede nii..
kalo suka sama cowok surat-suratan yang disempilin di bangku sekolah, yang khas pada suratnya pasti ada tulisan "NB" (yang jelas artinya apa sih hahaa)
yang paling seru saat aku kecil itu di bulan ramadhan, puasa pertama tradisinya pasti pada "ngebun" atau pergi jalan kaki ke pantai (anak pesisir hehee) ntarnyampai di pantai gak jelas mau ngapain, seneng aja pokoknya, yang anak gede-gede pada pacaran (naah loo), karena perjalanan ke pantai yang cukup jauh (ngelewatin tambak banyak nian) nyampai rumah belum bedug dhuhur sudah kelenger nahan hauss hehee (tapi tetep ya seneng sekali, hari puasa kedua dan selanjutnya tiap habis jamaah subuh (masjid kalo bulan puasa rame) nanti ngaji, habis ngaji sambil nunggu temen-temen selesai ngaji juga kita yang sudah selesai ngaji pasti jahilin orang-orang yang mau jualan ke pasar dengan mercon yang segede korek api, ada yang pake mukenanya dan nyalain api sehingga kaya pocong gitu,, langsung deh beraksi dan al-hasil si-mbok mbok pada kaget dan ngomel-ngomel, dan kita pun lari sambil tertawa keras ckckckkkc... haaahhhhhhh
Naaah udaa Senyum2 sendirikan??
Jdi inget masa dulu yah, masa paling Indah dibanding sekarang Abad 21'an,,
Kasian yaa adik2 kita skrang,masa kanak2nya terenggut dan pada Alay ,kecil2 udah pake BB,iphone, Android, dll.. ( Dewasa karbitan ) :D
kapan-kapan sambung lagi daah, mau pulang kerja duyu,, maklum pake fasilitas kantor hahaaa..
good by,, muaah muaahhh...
hari ini 7 Desember 2012
Diposting oleh
aik zahra
on Kamis, 06 Desember 2012
/
Comments: (0)
pagi tadi hujan mengguyur pati dan sekitarnya..
jam 5 pagi aku dibangunkan adeku Ahmad Ibna Kafabih yang minta di bimbing belajar karena kebetulan dia sedang ujian akhir sekolah (UAS), dari perkembangannya tiap hari aku lihat Kafa panggilan akrabnya semakin rajin belajar, tiap sore sekarang buka buku dan mengerjakan Lembar Kerja Siswa (LKS) per-Bab, dan hasil tesnya pun dia bisa mengerjakan walaupun belum tau juga berapa nilainya, hehee yang namanya anak cowok kan beda sama anak cewek yang cenderung gak petakilan dan teliti dalam mengerjakan.
pernah suatu malam aku marahin dia (Kafa) karena diajarin Matematika bab Bangun Ruang gak paham-paham. Agak kelewatan sih caraku marah-marah sampai ibuku aja menegurku, bisa emosi jiwa heheee
tapi sekarang aku tau metode apa yang cocok utk belajar dia, yaitu metode aku juga ikut mengerjakan huuu.... tiap pagi kegitanku hanya nyuapin Kafabih sarapan semoga aja kelak kalo udah gede dia ingat akan hal ini, kalo sekarang dia malunya hanya kalo dilihat orang kalo disuapin makan (udah engkek adeku ini)
hujan di pagi hari, nambah males saja berangkat kerja,, becek kagak ada ojek (kata Cinta Laura)hehee. Akupun berangkat kerja dengan hidung melerr, dan gebress. sepanjang perjalanan ku wanti-wanti lajur jalanku dengan pelan-pelan agar tidak terkena beceknya air hujan.. sampai pada jalan tanjakan aku tertegun melihat seorang penjual kompor dari tanah liat yang membawa dagangannya dan dengan sekuat tenaga mendorong ke jalan tanjakan yang cukup tinggi. Entah kenapa aku langsung meneteskan air mata melihat orang itu ku pelankan jalanku mengiring si pedagang dari belakang untuk sejenak dan akupun berlalu mendahuluinya.. Apakah aku egois jika dalam keadaan seperti aku bersyukur tidak mengalami apa yang dia lakukan? mungkin jika dia ditawari untuk menjalankan takdirnya seperti itu pun mungkin dia tidak akan mau.. Beban yang di dorongnya belumlah sebanding dengan beban hidup yang ditanggungnya, untuk memberikan sesuap nasi pada keluarganya rasa letih dan payah tidak dihiraukan. Semoga Allah Melapangkan Rizqinya, Aminn...
dan layaknya memang aku patut untuk bersyukur atas Anugerah Hidup yang aku alami.. setiap manusia memiliki jalan hidup masing-masing, dengan warna warninya sendiri-sendiri.. suka, duka itu hal biasa yang terpenting tetap menjalani hidup dengan optimis dan bersyukur setiap waktu.. Allah akan mengutamakan kita, apabila kita mengutamakan apa yang diperintahkanNYa. Semoga kita semua dapat mengambil hidayah dari apapun yang kita lihat, dengar, maupun yang kita lakukan. Amin..
jam 5 pagi aku dibangunkan adeku Ahmad Ibna Kafabih yang minta di bimbing belajar karena kebetulan dia sedang ujian akhir sekolah (UAS), dari perkembangannya tiap hari aku lihat Kafa panggilan akrabnya semakin rajin belajar, tiap sore sekarang buka buku dan mengerjakan Lembar Kerja Siswa (LKS) per-Bab, dan hasil tesnya pun dia bisa mengerjakan walaupun belum tau juga berapa nilainya, hehee yang namanya anak cowok kan beda sama anak cewek yang cenderung gak petakilan dan teliti dalam mengerjakan.
pernah suatu malam aku marahin dia (Kafa) karena diajarin Matematika bab Bangun Ruang gak paham-paham. Agak kelewatan sih caraku marah-marah sampai ibuku aja menegurku, bisa emosi jiwa heheee
tapi sekarang aku tau metode apa yang cocok utk belajar dia, yaitu metode aku juga ikut mengerjakan huuu.... tiap pagi kegitanku hanya nyuapin Kafabih sarapan semoga aja kelak kalo udah gede dia ingat akan hal ini, kalo sekarang dia malunya hanya kalo dilihat orang kalo disuapin makan (udah engkek adeku ini)
hujan di pagi hari, nambah males saja berangkat kerja,, becek kagak ada ojek (kata Cinta Laura)hehee. Akupun berangkat kerja dengan hidung melerr, dan gebress. sepanjang perjalanan ku wanti-wanti lajur jalanku dengan pelan-pelan agar tidak terkena beceknya air hujan.. sampai pada jalan tanjakan aku tertegun melihat seorang penjual kompor dari tanah liat yang membawa dagangannya dan dengan sekuat tenaga mendorong ke jalan tanjakan yang cukup tinggi. Entah kenapa aku langsung meneteskan air mata melihat orang itu ku pelankan jalanku mengiring si pedagang dari belakang untuk sejenak dan akupun berlalu mendahuluinya.. Apakah aku egois jika dalam keadaan seperti aku bersyukur tidak mengalami apa yang dia lakukan? mungkin jika dia ditawari untuk menjalankan takdirnya seperti itu pun mungkin dia tidak akan mau.. Beban yang di dorongnya belumlah sebanding dengan beban hidup yang ditanggungnya, untuk memberikan sesuap nasi pada keluarganya rasa letih dan payah tidak dihiraukan. Semoga Allah Melapangkan Rizqinya, Aminn...
dan layaknya memang aku patut untuk bersyukur atas Anugerah Hidup yang aku alami.. setiap manusia memiliki jalan hidup masing-masing, dengan warna warninya sendiri-sendiri.. suka, duka itu hal biasa yang terpenting tetap menjalani hidup dengan optimis dan bersyukur setiap waktu.. Allah akan mengutamakan kita, apabila kita mengutamakan apa yang diperintahkanNYa. Semoga kita semua dapat mengambil hidayah dari apapun yang kita lihat, dengar, maupun yang kita lakukan. Amin..
tentang Hidup Part II
Diposting oleh
aik zahra
on Senin, 03 Desember 2012
/
Comments: (0)
naah,, kemarin kan aku udah cerita tentang pokok hidup manusia yang ada tiga entuh... yakni menjadi manusia yang “beriman”, “beramal” dan “berilmu”.
sekarang saatnya membahas tentang "beramal",,
mengapa manusia perlu beramal?
Kita telah dianugrahi oleh Allah begitu banyak nikmat, baik nikmat islam, nikmat sehat, juga rizki yang berlimpah di bumi ini. Tak terbilang nikmat yang Allah berikan pada kita. dengan nikmat yang sangat luar biasa itu perlu sepatutnya kita bersyukur salah satu ungkapan rasa syukur tersebut adalah dengan beramal "Kullu harakatin wa a’maalin lillahi barakatun“ (Setiap amal dan pekerjakaan yang kita lakukan karena Allah Swt InsyaAllah jadi barokah tersendiri untuk kita.
BERAMAL AGAR BANYAK RIZQI, benarkah itu? check it dot..
Allah berfirman dalam Al-quran: "Siapa yang menginginkan kehidupan dunia dan perhiasannya maka akan Kami berikan imbalan amal mereka di dunia dan tidak dikurangi. Mereka itulah orang-orang yang hanya akan mendapatkan neraka di akhirat dan terhapuslah segala yang telah mereka lakukan dan batal perbuatan yang telah mereka lakukan."(QS. Hud: 15 – 16.
hubungan antara beriman dan beramal ->
beriman dan beramal itu sangat erat kaitannya, kenapa begitu? (tanya kenapa,, hehee)eorang muslim yang beriman tanpa beramal, maka imannya patut dipertanyakan. Karena iman tanpa amal adalah iman yang tipis atau tidak ada sama sekali. Oleh karena itulah Allah Swt. mengatakan “kecuali orang yang beriman dan beramal saleh.” (QS. al-Ashr: 3) yang menunjukkan keduanya saling terkait.
beramal adalah sebagian dari iman. Jika demikian, semakin banyak beramal, maka iman seorang muslim semakin kuat. Sementara orang-orang yang lemah imannya akan sangat sedikit beramal saleh. Dengan kata lain, sedikitnya amal saleh yang dikerjakan mengindikasikan iman seseorang sangat rendah.
Jika ada yang bertanya, “Bukankah ada orang kafir yang banyak beramal?” Ya, tapi amal mereka bukanlah amal saleh. Karena yang disebut amal saleh itu adalah amal yang diniatkan dengan ikhlas dan sesuai dengan syariat. Oleh karena itu, amal mereka tertolak dan mereka tidak mendapat pahala sedikitpun di akhirat nanti.
untuk memulihkan semangat kita dalam beramal, maka segeralah memulai beramal. Jangan ditunda-tunda lagi. Jangan sampai ada waktu yang kosong dari amal saleh. Bahkan tidurmu bisa jadi amal saleh jika sebelumnya kalian berdoa dan berdzikir. Perbanyaklah istighfar karena ia membersihkan hati dari noda-noda bekas maksiat. Ketika Allah mengampuni dosa-dosa kita, maka Dia akan memberi kita rahmat dan karunia. Sehingga hati kita kembali bersinar dan kepekaannya pada dosa semakin kuat.
Amin, ya robbal alamin...
(edisi tobat hehee)
sekarang saatnya membahas tentang "beramal",,
mengapa manusia perlu beramal?
Kita telah dianugrahi oleh Allah begitu banyak nikmat, baik nikmat islam, nikmat sehat, juga rizki yang berlimpah di bumi ini. Tak terbilang nikmat yang Allah berikan pada kita. dengan nikmat yang sangat luar biasa itu perlu sepatutnya kita bersyukur salah satu ungkapan rasa syukur tersebut adalah dengan beramal "Kullu harakatin wa a’maalin lillahi barakatun“ (Setiap amal dan pekerjakaan yang kita lakukan karena Allah Swt InsyaAllah jadi barokah tersendiri untuk kita.
BERAMAL AGAR BANYAK RIZQI, benarkah itu? check it dot..
Allah berfirman dalam Al-quran: "Siapa yang menginginkan kehidupan dunia dan perhiasannya maka akan Kami berikan imbalan amal mereka di dunia dan tidak dikurangi. Mereka itulah orang-orang yang hanya akan mendapatkan neraka di akhirat dan terhapuslah segala yang telah mereka lakukan dan batal perbuatan yang telah mereka lakukan."(QS. Hud: 15 – 16.
hubungan antara beriman dan beramal ->
beriman dan beramal itu sangat erat kaitannya, kenapa begitu? (tanya kenapa,, hehee)eorang muslim yang beriman tanpa beramal, maka imannya patut dipertanyakan. Karena iman tanpa amal adalah iman yang tipis atau tidak ada sama sekali. Oleh karena itulah Allah Swt. mengatakan “kecuali orang yang beriman dan beramal saleh.” (QS. al-Ashr: 3) yang menunjukkan keduanya saling terkait.
beramal adalah sebagian dari iman. Jika demikian, semakin banyak beramal, maka iman seorang muslim semakin kuat. Sementara orang-orang yang lemah imannya akan sangat sedikit beramal saleh. Dengan kata lain, sedikitnya amal saleh yang dikerjakan mengindikasikan iman seseorang sangat rendah.
Jika ada yang bertanya, “Bukankah ada orang kafir yang banyak beramal?” Ya, tapi amal mereka bukanlah amal saleh. Karena yang disebut amal saleh itu adalah amal yang diniatkan dengan ikhlas dan sesuai dengan syariat. Oleh karena itu, amal mereka tertolak dan mereka tidak mendapat pahala sedikitpun di akhirat nanti.
untuk memulihkan semangat kita dalam beramal, maka segeralah memulai beramal. Jangan ditunda-tunda lagi. Jangan sampai ada waktu yang kosong dari amal saleh. Bahkan tidurmu bisa jadi amal saleh jika sebelumnya kalian berdoa dan berdzikir. Perbanyaklah istighfar karena ia membersihkan hati dari noda-noda bekas maksiat. Ketika Allah mengampuni dosa-dosa kita, maka Dia akan memberi kita rahmat dan karunia. Sehingga hati kita kembali bersinar dan kepekaannya pada dosa semakin kuat.
Amin, ya robbal alamin...
(edisi tobat hehee)
tentang Hidup Part I
Diposting oleh
aik zahra
on Kamis, 29 November 2012
/
Comments: (0)
apa tujuan kita hidup? kenapa kita hidup? untuk apa kita hidup? terkadang pikiran itu membayangi diriku, apakah kalian punya tujuan hidup? yahh kalian akan mengatakan "ya" dan menjelaskan dengan segala yang kalian angankan, begitupun juga dengan aku...
sebagaimana Firman Allah dalam (QS. As-Shod ayat 27) Allah menciptakan alam semesta (termasuk manusia) tidaklah dengan palsu dan sia-sia . Segala ciptaan-Nya mengandung maksud dan manfaat. Oleh karena itu, sebagai makhluk yang paling mulia, sekaligus sebagai khalifah di muka bumi, manusia harus meyadari terhadap tujuan hidupnya. Dalam konteks ini, al-Qur’an menjelaskan, bahwa manusia memiliki beberapa tujuan hidup, diantaranya adalah sebagai berikut;Pertama, menyembah kepada Allah Swt. (beriman). Kedua, memakmurkan alam semesta untuk kemaslahatan (beramal) dan Ketiga, membentuk sejarah dan peradabannya yang bermartabat (berilmu). Dengan kata lain, menurut al-Qur’an, tugas atau tujuan pokok hidup manusia dimuka bumi ini sebenarnya sangatlah sederhana, yakni menjadi manusia yang “beriman”, “beramal” dan “berilmu”. Keterpaduan ketiga tujuan hidup manusia inilah yang menjadikan manusia memiliki eksistensi dan kedudukan yang berbeda dari makhluk Allah lainnya.
pertanyaanya sekarang "beriman" seperti apa sih? "beramal" sebanyak apa? dan manusia harus "berilmu" seluas apa? yang dapat menjadikan kita sebagai manusia yang memiliki ekstensi dan yang dianggap layak untuk menyandang predikat makhluk Allah palng istemewa.
mengenai "beriman": Orang yang beriman itu tidak sekedar hanya menjadi pendengar Firman Allah, tetapi sekaligus ia menjadi pelaku Firman yang didengarnya itu. pada (Surah Al-Anfal 8: Ayat 2) Allah berfirman: Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu (yang sempurna imannya) ialah mereka yang apabila disebut nama Allah (dan sifat-sifatNya) gementarlah hati mereka dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayatNya, menjadikan mereka bertambah iman dan kepada Tuhan mereka jualah mereka berserah.
pada saat aku masih Madrasah Ibtidaiyah, aku diwajibkan untuk menghafalkan 6 ciri-ciri orang yang beriman:
1. Iman kepada Allah
2. Iman Kepada Rasulullah
3. Iman kepada Malaikat Allah
4. Iman kepada kitab suci Allah
5. Iman kepada hari akhir
6. Iman kepada Qodho' dan Qodar
(kalo gak salah inget hehee)
pada Al-Qur'an sangat menarik bahwa banyak sekali kita melihat Firman Allah Perhatikan Surat Al-Ma’arij ayat 34 : Dan orang-orang yang memelihara (dengan sebaik-baiknya) sholat mereka.
bahwa Allah SWT mengawali penguraian ciri-ciri mukmin dari hal penegakan sholat dan mengakhiri dengan hal sholat juga. Dengan demikian menjadi jelaslah bahwa sholat adalah hal yang sangat penting dalam pandangan Allah SWT, oleh karena itu pertama kali yang akan ditanyakan kepada setiap orang di Hari Pembalasan nanti adalah Sholat, jika mereka gagal dalam hal sholat maka tidak satu pun dari amalan lainnya diterima oleh Allah SWT.
Selanjutnya, didalam Al-Ma’arij ayat 35 Allah SWT menetapkan keputusan-Nya bahwa orang-orang yang memiliki ciri-ciri sebagaimana telah diuraikan diatas, akan diberi ganjaran Taman Surga. Tampak jelas disini bahwa ada banyak hal yang harus dikerjakan oleh seseorang agar dirinya menjadi calon yang layak sebagai penghuni Surga.
Sesungguhnya, jika seseorang mengerjakan secara tulus-ikhlas salah satu dari hal-hal tersebut, hal-hal yang lainnya bisa dikerjakannya secara mudah dan otomatis. Jika ia mengamalkan seluruh resep tersebut maka, atas kemurahan/kasih-sayang Allah SWT, ia masuk Surga.
Lalu mengapa manusia beriman itu diuji????
Tidak ada seorang manusia pun yang hidup di dunia ini, yang tidak diuji oleh Allah SWT. Semua manusia pasti akan diuji oleh Allah, dan itulah hakikat hidup di dunia ini. Setiap orang beriman akan diuji tentang kesungguhan dan keseriusan keimanan mereka. Terhadap sebuah ujian, kesabaran merupakan sikap keniscayaan yang harus dipilih dan digunakan, sebab kalau ia tidak sabar, ia pasti gagal. Kalau sudah gagal maka kerugianlah yang ia peroleh.
Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik untukmu
Dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk untukmu
Allah Maha mengetahui sementara kamu tidak mengetahui. ( Al-Baqarah ayat 216 ). Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya (Al-Baqarah ayat 286).
Dunia ini adalah tempat ujian dan bencana, orang yang beriman diuji padanya dengan berbagai kesenangan dan kesusahan, kepahitan dan kesejahteraan, sehat dan sakit, kekayaan dan kemiskinan, ujian syahwat dan syubhat. Seorang mu’min akan ditimpa oleh ujian untuk menghapuskan kesalahannya, mengangkat derajatnya sehingga bisa dibedakan antara yang buruk dengan yang baik dan banyak lagi hikmah-hikmah lainnya.
Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, Maka Sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan Sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (QS. Al-‘Ankabuut: 2-3)
Dalam ayat tersebut di atas, Allah lebih mempertegas lagi bahwa ujian itu untuk mengetahui siapa dari mereka yang beriman dan siapa dari mereka yang kufur. Allah SWT Maha Mengetahui siapa di antara mereka yang benar dalam keimanannya. Begitu pula Allah SWT Maha Mengetahui siapa yang berdusta. Mereka beriman hanya dalam ucapannya saja, tapi hati dan perbuatan kosong, dan dia tidak termasuk golongan orang-orang yang beriman kepada-Nya.
Besar kecilnya ujian seseorang dan berat ringannya cobaan seseorang disesuaikan dengan kemampuan orang tersebut. Karena Allah tidak akan membebani seseorang, melainkan sesuai dengan apa kemampuan orang tersebut. “Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekedar apa yang Allah berikan kepadanya.” (QS. Ath-Thalaq: 7)
Ujian yang menimpa umat Islam secara khusus, adalah untuk mematangkan mereka dalam kehidupan di muka bumi ini, Dengan adanya ujian, ia memberi peluang kepada manusia untuk memikirkan akan segalakesalahan yang dilakukan pada diri sendiri dan orang lain di masa lampau.
Ya Allah,
kuatkan semangatku untuk menghadapi ujianmu.
telah ku cuba sehabis daya untuk memperbaiki diri.
Kau tunjukkanlah jalan yang lurus seluas luasnya untuk kami.
amin,, to be continued yaah mau kerja lagi...
sebagaimana Firman Allah dalam (QS. As-Shod ayat 27) Allah menciptakan alam semesta (termasuk manusia) tidaklah dengan palsu dan sia-sia . Segala ciptaan-Nya mengandung maksud dan manfaat. Oleh karena itu, sebagai makhluk yang paling mulia, sekaligus sebagai khalifah di muka bumi, manusia harus meyadari terhadap tujuan hidupnya. Dalam konteks ini, al-Qur’an menjelaskan, bahwa manusia memiliki beberapa tujuan hidup, diantaranya adalah sebagai berikut;Pertama, menyembah kepada Allah Swt. (beriman). Kedua, memakmurkan alam semesta untuk kemaslahatan (beramal) dan Ketiga, membentuk sejarah dan peradabannya yang bermartabat (berilmu). Dengan kata lain, menurut al-Qur’an, tugas atau tujuan pokok hidup manusia dimuka bumi ini sebenarnya sangatlah sederhana, yakni menjadi manusia yang “beriman”, “beramal” dan “berilmu”. Keterpaduan ketiga tujuan hidup manusia inilah yang menjadikan manusia memiliki eksistensi dan kedudukan yang berbeda dari makhluk Allah lainnya.
pertanyaanya sekarang "beriman" seperti apa sih? "beramal" sebanyak apa? dan manusia harus "berilmu" seluas apa? yang dapat menjadikan kita sebagai manusia yang memiliki ekstensi dan yang dianggap layak untuk menyandang predikat makhluk Allah palng istemewa.
mengenai "beriman": Orang yang beriman itu tidak sekedar hanya menjadi pendengar Firman Allah, tetapi sekaligus ia menjadi pelaku Firman yang didengarnya itu. pada (Surah Al-Anfal 8: Ayat 2) Allah berfirman: Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu (yang sempurna imannya) ialah mereka yang apabila disebut nama Allah (dan sifat-sifatNya) gementarlah hati mereka dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayatNya, menjadikan mereka bertambah iman dan kepada Tuhan mereka jualah mereka berserah.
pada saat aku masih Madrasah Ibtidaiyah, aku diwajibkan untuk menghafalkan 6 ciri-ciri orang yang beriman:
1. Iman kepada Allah
2. Iman Kepada Rasulullah
3. Iman kepada Malaikat Allah
4. Iman kepada kitab suci Allah
5. Iman kepada hari akhir
6. Iman kepada Qodho' dan Qodar
(kalo gak salah inget hehee)
pada Al-Qur'an sangat menarik bahwa banyak sekali kita melihat Firman Allah Perhatikan Surat Al-Ma’arij ayat 34 : Dan orang-orang yang memelihara (dengan sebaik-baiknya) sholat mereka.
bahwa Allah SWT mengawali penguraian ciri-ciri mukmin dari hal penegakan sholat dan mengakhiri dengan hal sholat juga. Dengan demikian menjadi jelaslah bahwa sholat adalah hal yang sangat penting dalam pandangan Allah SWT, oleh karena itu pertama kali yang akan ditanyakan kepada setiap orang di Hari Pembalasan nanti adalah Sholat, jika mereka gagal dalam hal sholat maka tidak satu pun dari amalan lainnya diterima oleh Allah SWT.
Selanjutnya, didalam Al-Ma’arij ayat 35 Allah SWT menetapkan keputusan-Nya bahwa orang-orang yang memiliki ciri-ciri sebagaimana telah diuraikan diatas, akan diberi ganjaran Taman Surga. Tampak jelas disini bahwa ada banyak hal yang harus dikerjakan oleh seseorang agar dirinya menjadi calon yang layak sebagai penghuni Surga.
Sesungguhnya, jika seseorang mengerjakan secara tulus-ikhlas salah satu dari hal-hal tersebut, hal-hal yang lainnya bisa dikerjakannya secara mudah dan otomatis. Jika ia mengamalkan seluruh resep tersebut maka, atas kemurahan/kasih-sayang Allah SWT, ia masuk Surga.
Lalu mengapa manusia beriman itu diuji????
Tidak ada seorang manusia pun yang hidup di dunia ini, yang tidak diuji oleh Allah SWT. Semua manusia pasti akan diuji oleh Allah, dan itulah hakikat hidup di dunia ini. Setiap orang beriman akan diuji tentang kesungguhan dan keseriusan keimanan mereka. Terhadap sebuah ujian, kesabaran merupakan sikap keniscayaan yang harus dipilih dan digunakan, sebab kalau ia tidak sabar, ia pasti gagal. Kalau sudah gagal maka kerugianlah yang ia peroleh.
Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik untukmu
Dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk untukmu
Allah Maha mengetahui sementara kamu tidak mengetahui. ( Al-Baqarah ayat 216 ). Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya (Al-Baqarah ayat 286).
Dunia ini adalah tempat ujian dan bencana, orang yang beriman diuji padanya dengan berbagai kesenangan dan kesusahan, kepahitan dan kesejahteraan, sehat dan sakit, kekayaan dan kemiskinan, ujian syahwat dan syubhat. Seorang mu’min akan ditimpa oleh ujian untuk menghapuskan kesalahannya, mengangkat derajatnya sehingga bisa dibedakan antara yang buruk dengan yang baik dan banyak lagi hikmah-hikmah lainnya.
Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, Maka Sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan Sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (QS. Al-‘Ankabuut: 2-3)
Dalam ayat tersebut di atas, Allah lebih mempertegas lagi bahwa ujian itu untuk mengetahui siapa dari mereka yang beriman dan siapa dari mereka yang kufur. Allah SWT Maha Mengetahui siapa di antara mereka yang benar dalam keimanannya. Begitu pula Allah SWT Maha Mengetahui siapa yang berdusta. Mereka beriman hanya dalam ucapannya saja, tapi hati dan perbuatan kosong, dan dia tidak termasuk golongan orang-orang yang beriman kepada-Nya.
Besar kecilnya ujian seseorang dan berat ringannya cobaan seseorang disesuaikan dengan kemampuan orang tersebut. Karena Allah tidak akan membebani seseorang, melainkan sesuai dengan apa kemampuan orang tersebut. “Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekedar apa yang Allah berikan kepadanya.” (QS. Ath-Thalaq: 7)
Ujian yang menimpa umat Islam secara khusus, adalah untuk mematangkan mereka dalam kehidupan di muka bumi ini, Dengan adanya ujian, ia memberi peluang kepada manusia untuk memikirkan akan segalakesalahan yang dilakukan pada diri sendiri dan orang lain di masa lampau.
Ya Allah,
kuatkan semangatku untuk menghadapi ujianmu.
telah ku cuba sehabis daya untuk memperbaiki diri.
Kau tunjukkanlah jalan yang lurus seluas luasnya untuk kami.
amin,, to be continued yaah mau kerja lagi...
Desaku yang tercinta..
Diposting oleh
aik zahra
on Selasa, 02 Oktober 2012
/
Comments: (0)
Desaku ni lagi rame-ramenya, ehmm apa ya namanya lagi ada SEDEKAH BUMI, serangkaian acara hiburan ALA desa pun diselenggarakan.
acara dimulai dengan "arak-arakkan" warga sekampung yang terdiri dari Rt ini, RT itu, ini, itu banyak sekali dan tentunya rame bangett..
adalagi acara nonton bioskop bareng atau bahasa ngetopnya LAYAR TANCEP ckckkk, dan juga yang bikin rame adalah acara DANGDUTAN coyy, dan KETOPRAK dari tadi malem gendang dang ndung ndang ndung semalem suntuk bergema, jgn kira aku nonton ya pemirsa ini karena rumahku yang gak jauh dari pusat keramaian (BALE DESA)
aku cuma lihat saaat festival hari Rabu, 26 September 2012..
ini ni ramainya acaranya (@depan remah)
bersama Bu Kepala Desa
ini ni yang GOKILL............
acara dimulai dengan "arak-arakkan" warga sekampung yang terdiri dari Rt ini, RT itu, ini, itu banyak sekali dan tentunya rame bangett..
adalagi acara nonton bioskop bareng atau bahasa ngetopnya LAYAR TANCEP ckckkk, dan juga yang bikin rame adalah acara DANGDUTAN coyy, dan KETOPRAK dari tadi malem gendang dang ndung ndang ndung semalem suntuk bergema, jgn kira aku nonton ya pemirsa ini karena rumahku yang gak jauh dari pusat keramaian (BALE DESA)
aku cuma lihat saaat festival hari Rabu, 26 September 2012..
ini ni ramainya acaranya (@depan remah)
bersama Bu Kepala Desa
ini ni yang GOKILL............
Pak Menteri
Diposting oleh
aik zahra
on Senin, 01 Oktober 2012
/
Comments: (0)
Minggu kemarin, Sabtu 22 September 2012 ada acara nih di kampus. Stadium General (SG)agenda tahunan untuk mahasiswa baru gitulah.. dan emang udah di planing yang ngisi acaranya adalah pak menteri pendidikan Muh. Nuh
yang lucu tuh dari panitia (kepanitiaan mahasiswa) membuat undangan SG jam 7 pagi.. ya hampir gak mungkinlah sekelas menteri datang jam 7, banget minatnya ato emang mahasiswa yang prodinya banyakan ibu-ibu sebelum jam 7 mereka udah pada datang.. jam 8 saat aku berangkat kerja udah rame, kami masih senyum2 dong.. jam 9 masih sabar,, jam 10 ibu-ibu pada turun dan complain pada belum sarapan (kira2 mandi gak ya mereka) hehee ^,^v
kenapa menteri datang siangan? ini nih ceritanya, jadi kan tuh menteri dan kawalanya sowan dulu ke rumah EMPUnya kita semua, gitu aja ceritanya heheee
akhirnya jam 11 menteri datang dan memberikan sambutan pada stadium General yang bertema-kan "Implementasi Good University sebagai Terapan Menuju Perguruan Tinggi Riset" dari sini aku bisa menyimpulkan bahwa menteri pendidikan kita pintar (nah loo) ketika memberikan ceramah dengan gaya khasnya, dan alur penggunaan gaya bahasa yang simple seakan akan kita dihipnotis, seakan mudah sekali (walaupun terkadang hidup tidak semudah apa kata menteri,, *versi Mario T). Beliau sang menteri mempunyai optimisme dan semangat kerja yang sangat bagus (kagum nihh,,)
(saat sesi wawancara)
pada saat yag sama menteri juga menghibahkan buku yang menurutku sangat inspiratif "Chairul Tanjung si Anak Singkong" aku sendiri penasaran denga buku tersebut, dan setelah ku baca dengan menghibahkan buku tersebut pak menteri ingin memberikan semangat pada kita tentang kegigihan dan keuletan si pemilik PARA GROUP yang kemudian pindah Nama jadi CT Corp ini. HEBATTT :)
(Cherry Bell hahaaaa)
dan ini ada penampakan hehe
uppss maaf yaa pak rektorku,, cahayanya gak bersahabat jadi gini deh gambarnya
yang lucu tuh dari panitia (kepanitiaan mahasiswa) membuat undangan SG jam 7 pagi.. ya hampir gak mungkinlah sekelas menteri datang jam 7, banget minatnya ato emang mahasiswa yang prodinya banyakan ibu-ibu sebelum jam 7 mereka udah pada datang.. jam 8 saat aku berangkat kerja udah rame, kami masih senyum2 dong.. jam 9 masih sabar,, jam 10 ibu-ibu pada turun dan complain pada belum sarapan (kira2 mandi gak ya mereka) hehee ^,^v
kenapa menteri datang siangan? ini nih ceritanya, jadi kan tuh menteri dan kawalanya sowan dulu ke rumah EMPUnya kita semua, gitu aja ceritanya heheee
akhirnya jam 11 menteri datang dan memberikan sambutan pada stadium General yang bertema-kan "Implementasi Good University sebagai Terapan Menuju Perguruan Tinggi Riset" dari sini aku bisa menyimpulkan bahwa menteri pendidikan kita pintar (nah loo) ketika memberikan ceramah dengan gaya khasnya, dan alur penggunaan gaya bahasa yang simple seakan akan kita dihipnotis, seakan mudah sekali (walaupun terkadang hidup tidak semudah apa kata menteri,, *versi Mario T). Beliau sang menteri mempunyai optimisme dan semangat kerja yang sangat bagus (kagum nihh,,)
(saat sesi wawancara)
pada saat yag sama menteri juga menghibahkan buku yang menurutku sangat inspiratif "Chairul Tanjung si Anak Singkong" aku sendiri penasaran denga buku tersebut, dan setelah ku baca dengan menghibahkan buku tersebut pak menteri ingin memberikan semangat pada kita tentang kegigihan dan keuletan si pemilik PARA GROUP yang kemudian pindah Nama jadi CT Corp ini. HEBATTT :)
(Cherry Bell hahaaaa)
dan ini ada penampakan hehe
uppss maaf yaa pak rektorku,, cahayanya gak bersahabat jadi gini deh gambarnya



